Karakteristik Orang yang Mendapat Masa Tinggal Panjang di Jepang
Jika Anda tinggal di Jepang dengan visa kerja, visa pasangan, atau visa Business Manager, mungkin pernah terlintas pikiran seperti ini.
“Kenapa saya terus dapat 1 tahun saja?”
“Kerja di perusahaan yang sama, tapi orang itu dapat 3 tahun?”
“Bagaimana caranya bisa dapat visa 5 tahun?”
Badan Imigrasi Jepang tidak menentukan masa tinggal berdasarkan keberuntungan semata. Mereka menilai secara menyeluruh kondisi kehidupan, tingkat kepercayaan, dan situasi perusahaan pemohon, lalu memutuskan salah satu dari 1 tahun, 3 tahun, atau 5 tahun.
Dalam artikel ini, kami akan membahas karakteristik umum orang-orang yang pada kenyataannya mendapatkan masa tinggal yang panjang.
Apa Dasar Penentuan Masa Tinggal?
Hal pertama yang perlu dipahami adalah masa tinggal tidak bertambah secara otomatis. Tinggal lama di Jepang bukan jaminan akan mendapat 3 atau 5 tahun.
Badan Imigrasi mengevaluasi secara menyeluruh faktor-faktor berikut.
- Stabilitas pekerjaan saat ini
- Lama masa kerja
- Tingkat gaji tahunan
- Status pembayaran pajak
- Status pembayaran pensiun
- Status pembayaran asuransi kesehatan
- Riwayat visa di masa lalu
- Ada tidaknya pelanggaran hukum
- Rekam jejak tinggal di Jepang
Intinya adalah “apakah orang ini kemungkinan besar akan terus hidup stabil di Jepang ke depannya?”. Jika ingin mengetahui perbedaan dasar antara masa tinggal 1, 3, dan 5 tahun, silakan baca juga Perbedaan Masa Tinggal 1 Tahun, 3 Tahun, dan 5 Tahun di Jepang.
1. Bekerja Lama di Pekerjaan yang Stabil
Salah satu karakteristik terbesar orang yang mendapat masa tinggal panjang adalah riwayat kerja yang stabil.
Misalnya, kasus-kasus berikut sering dinilai positif oleh Badan Imigrasi.
- Bekerja di perusahaan yang sama selama beberapa tahun atau lebih
- Bekerja sebagai karyawan tetap
- Penghasilan yang konsisten
Sebaliknya, kasus-kasus berikut dapat dinilai sebagai kurangnya stabilitas tinggal.
- Sering berpindah kerja
- Berulang kali kontrak jangka pendek
- Keluar masuk perusahaan berulang kali
2. Tidak Menunggak Pajak
Salah satu hal yang paling diperhatikan di Jepang adalah pajak.
Khususnya, status pembayaran pos-pos berikut juga diperiksa dalam proses penilaian Badan Imigrasi.
- Pajak penduduk (住民税)
- Pajak penghasilan
Belakangan ini, tunggakan pajak tidak hanya diperiksa dalam penilaian izin tinggal tetap, tetapi juga dalam penilaian perpanjangan visa biasa. Berhati-hatilah agar tidak lupa membayar meskipun hanya karena kelalaian.
3. Membayar Pensiun dengan Taat
Dulu, banyak warga asing yang menganggap pensiun tidak terlalu penting. Namun, belakangan ini situasinya sudah berubah sepenuhnya.
Badan Imigrasi sangat teliti memeriksa catatan pembayaran pensiun berikut.
- Pensiun Nasional (国民年金)
- Pensiun Karyawan (厚生年金)
Terutama jika Anda berencana mengajukan izin tinggal tetap, riwayat tunggakan pensiun bisa menjadi faktor pengurang poin yang sangat merugikan.
4. Membayar Asuransi Kesehatan dengan Taat
Asuransi Kesehatan Nasional maupun asuransi sosial juga merupakan item penilaian yang penting.
Jika tunggakan asuransi kesehatan berulang, dapat berujung pada hal-hal berikut.
- Pemotongan masa tinggal
- Kerugian dalam penilaian izin tinggal tetap
Pada kenyataannya, pajak, pensiun, dan asuransi kesehatan sebaiknya dikelola sebagai satu kesatuan.
5. Penghasilan Stabil
Badan Imigrasi memastikan apakah pemohon dapat menjalani kehidupan yang stabil di Jepang.
Oleh karena itu, faktor-faktor berikut dinilai positif.
- Gaji tahunan yang konsisten
- Penghasilan yang stabil
- Bekerja secara berkelanjutan
Tidak harus bergaji sangat tinggi, namun jika penghasilan terlalu tidak stabil, masa tinggal yang panjang mungkin sulit diperoleh.
6. Tidak Ada Riwayat Masalah Visa
Kebanyakan orang yang mendapat masa tinggal panjang tidak memiliki masalah terkait visa.
Contohnya adalah sebagai berikut.
- Tidak ada laporan palsu
- Tidak ada pelanggaran aktivitas di luar izin
- Tidak ada riwayat bekerja secara ilegal
- Tidak ada pelanggaran kewajiban pelaporan
Sebaliknya, jika ada masalah di masa lalu, hal itu dapat memengaruhi penilaian masa tinggal.
7. Beraktivitas Sesuai Status Tinggal
Orang yang memegang visa kerja harus melakukan pekerjaan yang sesuai dengan visa tersebut.
Misalnya, jika visa diberikan sebagai insinyur IT tetapi pada kenyataannya hanya melakukan pekerjaan yang sama sekali berbeda, hal itu bisa menjadi masalah.
Badan Imigrasi juga memeriksa “apakah pekerjaan aktual sesuai dengan status tinggal?”. Rangkuman aktivitas yang diizinkan untuk setiap status tinggal dapat dilihat di Rangkuman Aktivitas yang Diizinkan Berdasarkan Status Tinggal di Jepang.
8. Perusahaan Berskala Besar atau Stabil
Bukan hanya kondisi pribadi pemohon, situasi perusahaan juga berpengaruh.
Secara umum, kasus-kasus berikut sering dinilai memiliki tingkat kepercayaan yang relatif tinggi.
- Perusahaan yang terdaftar di bursa saham
- Perusahaan besar
- Perusahaan menengah yang stabil
Sebaliknya, perusahaan yang baru didirikan atau perusahaan dengan kondisi manajemen yang tidak stabil mungkin akan mengalami pemeriksaan tambahan dalam proses penilaian.
9. Rekam Jejak Tinggal di Jepang yang Panjang
Catatan tinggal di Jepang dalam jangka panjang tanpa masalah juga penting.
Misalnya, jika catatan-catatan berikut terakumulasi, kepercayaan di mata Badan Imigrasi pun meningkat.
- Perpanjangan visa tanpa masalah selama beberapa tahun
- Tidak ada tunggakan pajak dan pensiun
- Tidak ada pelanggaran hukum
Itulah mengapa meskipun visa pertama hanya 1 tahun, setelah itu banyak kasus yang beralih ke 3 tahun, bahkan 5 tahun.
Kesamaan Orang yang Mempersiapkan Izin Tinggal Tetap
Orang yang mendapat masa tinggal 3 atau 5 tahun pada kenyataannya sering kali juga berada dalam posisi yang menguntungkan dalam penilaian izin tinggal tetap.
Secara umum, mereka memiliki hal-hal berikut.
- Pajak terbayar lunas
- Pensiun terbayar lunas
- Asuransi kesehatan terbayar lunas
- Pekerjaan yang stabil
- Riwayat tinggal jangka panjang
Pada akhirnya, penilaian izin tinggal tetap dan penilaian masa tinggal memiliki arah yang serupa. Manfaat konkret dari izin tinggal tetap dapat Anda pelajari di Keuntungan Memperoleh Izin Tinggal Tetap.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah mendapat visa 1 tahun berarti ada masalah?
Tidak. Pada visa pertama atau perpanjangan pertama, mendapat 1 tahun adalah hal yang sangat umum terjadi.
Apakah gaji tinggi otomatis berarti mendapat 5 tahun?
Tidak. Gaji memang penting, namun pajak, pensiun, riwayat tinggal, dan berbagai faktor lainnya juga dinilai secara menyeluruh.
Jika mendapat visa 3 tahun, apakah bisa mengajukan izin tinggal tetap?
Tergantung pada status tinggal yang dimiliki, namun dalam banyak kasus salah satu syarat pengajuan izin tinggal tetap sudah terpenuhi.
Penutup
Tidak ada trik khusus bagi orang yang mendapat masa tinggal panjang.
Pada akhirnya, hanya ada satu hal yang dianggap penting oleh pemerintah Jepang.
“Apakah orang ini dapat terus hidup stabil sebagai anggota masyarakat Jepang ke depannya?”
Jika Anda membayar pajak, pensiun, dan asuransi kesehatan dengan taat serta mempertahankan kehidupan kerja yang stabil, kemungkinan masa tinggal meningkat menjadi 3 atau 5 tahun pun akan meningkat secara alami.
Terutama jika Anda menargetkan perolehan izin tinggal tetap, penting untuk membangun kebiasaan mengelola tidak hanya masa tinggal, tetapi juga catatan pembayaran pajak dan pensiun secara konsisten.
Bacaan Terkait
- Faktor Penting dalam Pemeriksaan Visa Jepang — Rangkuman menyeluruh faktor-faktor yang dinilai Badan Imigrasi dalam seluruh proses pemeriksaan visa
- Mengapa Penghasilan Penting dalam Pemeriksaan Visa Jepang — Pengaruh stabilitas penghasilan terhadap keputusan persetujuan visa dan masa tinggal
- Mengapa Pengalaman Kerja Penting dalam Pengajuan Visa Jepang — Seberapa besar bobot masa kerja panjang di satu perusahaan dan riwayat karier dalam pemeriksaan
Perlu mengajukan atau mengubah status tinggal di Jepang?
Buat aplikasi status tinggal Jepang Anda dengan mudah.